Kamis, 13 Desember 2018

Memodifikasi Velg Motor

Ada modifikator yg tak jarang memaksakan desain motor supaya lebih keren dgn memakai velg CW (Casting wheel) bertapak lebar. Apabila Velg yg diharapkan ada di pasaran dgn nilai setara merk2 populer mungkin itu tak menjadi persoalan asalkan budget yg kami miliki terbukti ada. Tetapi apa jadinya apabila Velg yg diharapkan tak ada di pasaran? Sementara ukuran velg yg dibutuhkan tersebut hanya ada untuk motor tipe lain.

Misalkan sang modifikator ingin memodif velg NSR dgn ukuran 400-17 dari standardnya yg berkapasitas 2.75 - 17, pastinya ukuran sebesar itu hanya dapat didapat dari velg motor bawaan moge misalkan yg ada dipasaran hanya velg Cagiva mito.

Memodifikasi Velg Motor

Terkadang tanpa memikirkan nilai2 keselamatan sang modifikator hanya membikin dudukan sana sini supaya velg motor dapat masuk di lengan ayun standard motor sang pasien, begitu velg terpasang langsung diserahkan ke konsumen (Yg penting desainnya sehingga sangar).

Sebetulnya ada berbagai faktor yg harus menjadi perhatian bagi siapapun yg ingin memodifikasi velg motor nya dgn velg motor dari tipe lain faktor ini lebih terhadap nilai safety sebab roda menentukan kestabilan pada motor terlebih motor sport yg notabene bertenaga serta berbobot besar.

Trik Dasar Modifikasi Velg Motor:

  • Garis center pada roda belakang harus pas berada pada garis center velg aslinya supaya center line terhadap roda depan dapat sama (sebidang).
  • Apabila pemasangan velg motor meharuskan membikin bos laher (bearing) maka center bos laher harus cocok berada pada center velg motor, apabila tak motor bakal terasa oleng.
  • Center line pada gir belakang harus sama (sebidang) dgn center line pada gir depan.Apabila faktor ini tak tercapai maka rantai bakal mudah lepas dari gir, ini membahayakan pengendara apabila pada kecepatan tinggi rantai tiba2 lepas serta dapat mengunci roda belakang.
  • Center line pada cakram belakang harus cocok (sebidang) dgn titik tengah antara kedua kampas rem di kepala babi. Apabila faktor ini tak tercapai maka pengereman bakal tak lebih sempurna (tidak pakem)
  • Apabila rem belakang memakai sistem tromol maka area luasan bidang gesek kampas rem minimal seimbang dgn area luasan bidang gesek standardnya apabila faktor ini tak tercapai maka pengereman bakal tak lebih sempurna (tidak pakem).