Kamis, 05 April 2018

Dana Segar Sebesar Rp 27,5 Triliun Mengalir untuk Lazada

Dana Segar Sebesar Rp 27,5 Triliun Mengalir untuk Lazada

Alibaba Group menyuntikan dana investasi sebesar 2 miliar dollar AS (sekitar Rp 27,5 triliun) untuk Lazada Group. Dengan dana segar ini, total investasi Alibaba Group ke platform e-commerce ini mencapai 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 55 triliun).

Alibaba Group mengakuisisi Lazada Group pada tahun 2016 dengan nilai investasi awal sebesar 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 13,7 triliun). Lalu, e-commerce raksasa asal China tersebut, menambah kucuran dana dengan nominal yang sama pada tahun 2017.

Dengan besaran investasi ini, Alibaba Group memegang 83 persen saham e-commerce yang beroperasi di wilayah Asia Tenggara yang mencakup Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Saat ini, Lazada telah memiliki 560 juta konsumen di wilayah Asia Tenggara.

“Dengan demografi populasi yang muda, penetrasi mobile yang tinggi, dan baru 3 persen dari total penjualan retail dilaksanakan secara online, kami sangat yakin dapat meningkatkan dan melipatgandakan pertumbuhan kami di Asia Tenggara", jelas CEO Lazada Lucy Peng, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (21/3/2018).

Peng menambahkan, Lazada memiliki posisi yang baik untuk melangkah ke tahap selanjutnya dari internet-enabled commerce di wilayah Asia Tenggara. Melalui investasi tambahan ini, proses integrasi Lazada ke dalam ekosistem Alibaba diharapkan akan berjalan lebih lancar.

Proses integrasi tersebut akan memudahkan Lazada untuk menggunakan sumber daya Alibaba demi memaksimalkan pelayanan dan fasilitas 145.000 penjual di Asia Tenggara.

“Komitmen Alibaba untuk mendukung Lazada dari segi sumber daya dan pendanaan kali ini sangatlah baik bagi khususnya Lazada Group, juga bagi kawasan Asia Tengggara secara umum", jelas Senior Advisor, Max Bittner.

Seiring tambahan dana dari Alibaba Group ini, jajaran direksi Lazada Group pun dirombak.
Chairman Lazada Group, Lucy Peng, kini menjabat sebagai CEO, sementara Max Bittner yang menjabat sebagai CEO Lazada sejak 2012, didapuk menjadi Senior Advisor.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger